Berita Terkini

Rekrutmen Guru diubah

Rabu, 25 April 2012 11:57 WIB
Rekrutmen Guru Diubah
Ester Lince Napitupulu | Robert Adhi Ksp | Senin, 23 April 2012 | 15:21 WIB
Indra AkuntonoMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh.

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengubah cara rekrutmen calon guru. Mulai tahun 2012 ini, mahasiswa baru yang diterima di lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan (LPTK) ditawari untuk ikut tes khusus menjadi calon guru dan biaya pendidikan ditanggung pemerintah. 

Mahasiswa baru di LPTK yang diterima tahun ajaran ini akan dites lagi. Nanti yang lulus tes langsung diberi beasiswa oleh pemerintah. Ketika lulus, siap menjadi guru yang profesional.
-- Moh Nuh

"Mahasiswa baru di LPTK yang diterima tahun ajaran ini akan dites lagi. Nanti yang lulus tes langsung diberi beasiswa oleh pemerintah. Ketika lulus, siap menjadi guru yang profesional," kata Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh seusai seminar pendidikan yang diselenggarakan Kompas bertajuk "Menggugat Praksis Pendidikan, Bagaimana?" dan Peluncuran Yayasan Nusa Membaca di Jakarta, Senin (23/4/2012).

Menurut Nuh, perbaikan kualitas guru mesti dimulai dari proses rekrutmen yang benar. "Karena itu, tidak semua mahasiswa LPTK bisa langsung jadi guru," kata Nuh. 

Nuh mengatakan, mahasiswa baru yang lolos di LPTK akan dites dengan empat kompetensi yang mesti dimiliki guru, yakni profesional, pedagogi, kepribadian, dan sosial.

"Tiap LPTK nanti ada 200-300 mahasiswa yang diberikan beasiswa pendidikan untuk jadi guru dan diasramakan. Jatahnya tergantung kesiapan tiap LPTK. Mereka ini usai lulus nanti akan menjadi guru," kata Nuh.

Perekrutan mahasiswa untuk calon guru juga dilaksanakan untuk mahasiswa di semester 7 dan 8. Nanti juga dilaksanakan untuk mahasiswa LPTK di semester 5-6.

"Sampai tahun 2015 akan ada sekitar 200.000 guru yang pensiun. Penggantinya tentu harus disiapkan, namun dengan perekrutan yang lebih baik, yang dimulai dari perbaikan pendidikan calon guru," kata Nuh.

Launching dan Uji Kompetensi Awal Calon Peserta PLPG 2012

Kamis, 19 April 2012 15:27 WIB

Assalamu'alaikum Warahmatullah Wa Barakatuh

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta akan mengadakan Uji Kompetensi Awal (UKA) bagi calon Peserta PLPG Tahun 2012. Peserta yang akan mengikuti UKA terdiri dari guru-guru Mata Pelajaran PAI dari Madrasah dan Sekolah pada Propinsi D.I Yogyakarta (Kota, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunung Kidul) dan 3 Kabupaten dari Propinsi Jawa Tengah (Klaten, Magelang, dan Purworejo. UKA akan diadakan pada:

Hari/Tanggal: Sabtu, 28 April 2012

Tempat : Gedung Multipurpose UIN Sunan Kalijaga

Jam : 07.30 - Selesai.

Demikian info yang kami sampaikan. Terima Kasih

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh

Tim ICT FTK UIN Sunan Kalijaga, 2012

Studium General Program PMPTK

Kamis, 19 April 2012 14:59 WIB

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan Studium General Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK), pada Kamis, 19 April 2012.

Seminar Nasional Pendidikan Karakter-Spiritual Anak

Rabu, 18 April 2012 16:26 WIB

Insyallah, Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga akan mengadakan Seminar Nasional Pendidikan Karakter-Spiritual Anak, pada:

Hari/Tanggal : Sabtu, 28 April 2012

Pukul : 08.00 - 16.00 WIB.

Tempat : Convention Hall UIN Sunan Kalijaga

Pembicara: Prof Dr H Nur Syam, M.Si (Dirjen Pendis) sebagai Keynote Speaker

                     Prof Dr. Asmadi Asla (Psikolog UGM)

                     Dr Silvi Dewayani (Psikolog UGM)

                     Prof. Dr. H. Hamruni, M.Si (Dekan FTK UIN Sunan Kalijaga)

Kontribusi: Mahasiswa S1 : 50.000

                     Mahasiswa S2 : 75.000

                     Mahasiswa S3/Dosen/Umum ; 100.000

Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi panitia Seminar Nasional Prodi PGMI FTK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Terimakasih

Wisuda UIN 2012

Rabu, 11 April 2012 15:20 WIB

UIN SUNAN KALIJAGA MEWISUDA 696 SARJANA BARU

Senin, 09 April 2012 14:13 WIB


Foto Bersama para Wisudawan-Wisudawati Terbaik di tiap Fakultas dan PPs bersama Rektor dan Pembantu Rektor Bidang Akademik

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. H. Musa Asy’arie mengatakan, gelar akademik sebagai sarjana, magister dan doktor, hendaknya dibarengi kualitas yang kompetitif. Lebih-lebih yang sudah bergelar magister dan doktor, tentu saja memiliki tugas yang lebih berat untuk mengimplementasikan riset-riset ilmiah dan inovasi-inovasi baru, yang bermanfaat bagi masyarakat luas, dan mendukung berkelanjutannya ilmu pengetahuan yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia.

Dikatakan Musa Asy’arie, Alumni UIN Sunan Kalijaga, diharapkan menjadi pioneer-pioneer interpreneurship di tengah masyarakat dengan mengembangkan inovasi-inovasi baru yang bernilai ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan. Lulusan UIN Sunan Kalijaga tidak diajarkan untuk bergantung pada dunia kerja pemerintahan atau swasta. Maka hendaknya terdorong untuk berjuang menjadi wirausaha-wirausaha muda terlahir dari dunia kampus, yang bisa menciptakan kemandirian sosial dan finansial bagi masyarakat banyak.

Hal tersebut disampaikan Musa Asy’arie selesai mewisuda 696 orang sarjana Baru UIN Sunan Kalijaga, bertempat di Gedung Multypurpose, kampus setempat, Sabtu, 7 Maret 2012. Menurut Kepala Biro Administrasi Akademik, Drs. H. Fachrur Razie Hasy, Wisudawan/wisudawati UIN Sunan Kalijaga periode II tahun akademik 2011/2012  kali ini terdiri dari 1 orang lulus program D3, 642 orang lulus program S1, 59 orang lulus program magister (S2) dan 12 orang lulus program doktor (S3). Sehingga sampai dengan wisuda kali ini, jumlah lulusan/alumni UIN Sunan Kalijaga adalah 37.623 orang. 323 orang diantaranya bergelar doktor, 2.148 orang bergelar magister. Dari sejumlah wisudawan/wisudawati, 7 orang diantaranya,  dari semua prodi,  berhasil memperoleh predikat lulus terbaik tercepat. Mereka antara lain: Ana Pujiastuti dari Prodi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, dengan IPK 3,63, Widyana Nurmalasari Lucky dari prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah, dengan IPK 3,78, Nurlailiyah Aidatus Sholihah dari Prodi Al Akhwal Al Syakhsiyyah Fakultas Syari’ah dan Hukum, dengan IPK 3,92, Ratih Wijayanti, dari Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, dengan IPK 3,84, Benny Afwadzi dari Tafsir Hadis Khusus Fakultas Ushuluddin, Studi Agama dan Pemikiran Islam, dengan IPK 3,89, Siti Faizah dari Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Sosial dan Humaniora, dengan IPK 3,83, Q. Zaman, S. HI., dari Prodi Hukum Islam Program Pascasarjana, dengan IPK 3,79.

Lebih lanjut Musa Asy’arie menyampaikan, sejalan dengan pengembangan akademik UIN Sunan Kalijaga, dengan upaya menumbuhkan jiwa interpreneurship dari kampus, UIN Sunan Kalijaga akan membuka fakultas baru, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dengan membuka 2 prodi (Prodi Ekonomi Syari’ah dan Prodi Perbankan Syariah). Pembukaan dua prodi baru ini didasarkan SK. Dirjend. Pendidikan Islam Nomor 522, tanggal 21 Maret 2012. Menurut Musa Asy’arie, 2 prodi baru ini nantinya akan dirancang khusus sebagai Center for Exellence di bidang ekonomi Islam, yang proses pembelajarannya didesain setingkat klas internasional, yang menggunakan pengantar dalam proses pembelajarannya dengan bahasa Inggris.

UIN Sunan Kalijaga akan terus melakukan upaya-upaya keras dan terobosan-terobosan untuk mempermudah semua mahasiswa menempuh proses pembelajaran. Diantaranya terus meningkatkan jumlah mahasiswa yang bisa memperoleh beasiswa. Untuk saat ini jumlah mahasiswa yang bisa memperoleh beasiswa berjumlah 4.203 orang mahasiswa S1. Beasiswa diperoleh dari berbagai sumber dan sponsor, diantaranya : beasiswa prestasi dari PT Djarum Kudus, beasiswa prestasi dari PT Gudang Garam, Bank Indonesia, Supersemar, beasiswa prestasi akademik Kementerian Agama, beasiswa prestasi non-akademik (Tahfidz al Qur’an 5-30 juz dan keahlian bahasa asing) Kementerian Agama, beasiswa penguatan prodi (Fakultas Dakwah, Adab dan Ushuluddin) dari Kementerian Agama, beasiswa untuk mahasiswa tidak mampu  dari Dikti Diknas DIY, beasiswa Bidikmisi untuk mahasiswa angkatan 2010 dan 2011, beasiswa dari BRI, beasiswa pendidikan PT. Koba Tin, dan beasiswa dari Baznas.  Beasiswa juga diberikan kepada alumni S1 yang berprestasi dan alumni S1 yang hafal al Qur’an 30 juz, untuk melanjutkan ke jenjang S2.

Pengembangan akademik yang diperjuangkan semenjak berubah menjadi UIN Sunan Kalijaga juga telah membuahkan hasil . Diantaranya, dalam publikasi World Universities Web Ranking edisi Januari 2012, UIN Sunan Kalijaga menduduki peringkat I dari seluruh PTAIN yang ada di Indonesia. Prestasi akademik lainnya dapat dilihat dari penilaian akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yang menetapkan sebagian besar prodi di UIN Sunan Kalijaga telah terakreditasi “A”, jelas Musa Asy’arie. (Weni Hidayati-Humas UIN Sunan Kalijaga)

( Humas UIN)
© 2011 All Rights Reserved. Powered by PKSI UIN Sunan Kalijaga