Dilihat 0 Kali

04_395_ew.jpg

Senin, 11 Mei 2026 08:24:00 WIB

FITK UIN Sunan Kalijaga Perkuat Kompetensi Riset Mahasiswa melalui Workshop Bibliometrik

Yogyakarta — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan kualitas penelitian mahasiswa pascasarjana melalui penyelenggaraan Workshop Analisis Bibliometrik yang berlangsung pada 7–9 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid di Ruang Layanan Penelitian, Penulisan Akademik, dan Publikasi Mahasiswa Pascasarjana FITK, Kampus Sambilegi.

Workshop diikuti sekitar 20 peserta secara luring dan lebih dari 60 peserta secara daring dari berbagai program studi magister dan doktor. Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak aktif mengikuti sesi demi sesi, terutama pada bagian praktik analisis dan diskusi metodologi penelitian.

Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Sigit Purnama, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyoroti masih rendahnya semangat riset dan keterampilan metodologis sebagian mahasiswa pascasarjana, khususnya dalam mengikuti perkembangan tren penelitian dan pemanfaatan teknologi penelitian berbasis digital.

Menurutnya, tantangan penelitian saat ini semakin kompleks sehingga mahasiswa perlu terus belajar memahami pendekatan riset terbaru beserta penggunaan berbagai aplikasi pendukung penelitian.

“Semangat riset mahasiswa pascasarjana masih perlu terus diperkuat. Selain itu, keterampilan metodologi penelitian juga masih menjadi tantangan. Mahasiswa perlu belajar tren-tren riset baru, termasuk bagaimana memanfaatkan aplikasi dan teknologi penelitian agar mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas dan relevan,” ujarnya.

Ketua Layanan Penelitian, Penulisan Akademik, dan Publikasi Mahasiswa Pascasarjana FITK, Jamil Suprihatiningrum, Ph.D., menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam memberikan dukungan nyata bagi pengembangan kapasitas metodologi penelitian mahasiswa.

“Workshop ini merupakan wujud komitmen fakultas untuk memberikan semangat, pengetahuan, dan keterampilan di bidang metodologi penelitian kepada mahasiswa pascasarjana. Kantor layanan juga berkomitmen memberikan support secara intensif agar mahasiswa tidak hanya tahu, tetapi juga cakap dan memiliki integritas dalam penelitian,” jelasnya.

Workshop menghadirkan Abroto, M.Pd. sebagai narasumber dengan moderator Imam Khoriyadi, M.Pd. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar bibliometrik, strategi penelusuran database ilmiah, visualisasi jaringan penelitian menggunakan VOSviewer, hingga analisis tren riset dan pemetaan research gap.  

Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti sesi praktik langsung (hands-on) menggunakan data bibliografis dari database ilmiah. Pada sesi ini, peserta mempraktikkan proses data retrieval, cleaning data, visualisasi jaringan penelitian, dan interpretasi klaster penelitian.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul selama workshop berlangsung, terutama terkait strategi pencarian artikel, teknik membaca visualisasi bibliometrik, serta penerapan analisis bibliometrik dalam penyusunan artikel ilmiah dan proposal penelitian.

Salah satu peserta, Nur Aini, mengaku kegiatan ini sangat membantu dalam memahami arah penelitiannya.

“Workshop ini membuka perspektif baru bagi saya. Selama ini saya mencari literatur secara manual, tetapi ternyata ada pendekatan yang lebih sistematis untuk melihat perkembangan penelitian dan menemukan celah riset,” tuturnya.

Peserta lainnya, Muhammad Rizki, menilai sesi praktik menjadi pengalaman yang paling berkesan karena peserta dapat langsung mencoba berbagai tools analisis bibliometrik.

“Kami tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung praktik menggunakan software. Ini sangat membantu, terutama untuk mahasiswa yang sedang menyusun proposal tesis dan disertasi,” katanya.

Melalui kegiatan ini, FITK UIN Sunan Kalijaga berharap mahasiswa pascasarjana memiliki kemampuan metodologis yang lebih kuat dan mampu menghasilkan penelitian serta publikasi ilmiah yang lebih berkualitas, berintegritas, dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.