Yogyakarta, 17 April 2026 — Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) bersama Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga memperkuat kolaborasi dalam pengembangan riset dan perluasan akses beasiswa melalui kegiatan yang diselenggarakan di lingkungan kampus UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag., selaku Kepala Puspenma, sebagai narasumber, serta dihadiri oleh Dekan FITK Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd., jajaran pimpinan fakultas, termasuk Ketua Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Program Studi (Sekprodi) pada jenjang magister dan doktor.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan keagamaan melalui penguatan ekosistem riset dan dukungan pembiayaan pendidikan. Kolaborasi antara Puspenma dan perguruan tinggi dipandang penting dalam memastikan program beasiswa dan riset dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Dr. Ruchman Basori menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam memperluas dampak program pembiayaan pendidikan.
“Beasiswa tidak hanya berfungsi sebagai dukungan finansial, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kapasitas akademik dan memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan budaya riset perlu didukung oleh kebijakan yang terintegrasi dengan skema pembiayaan pendidikan, sehingga dapat mendorong produktivitas akademik dan kualitas publikasi ilmiah.
Sementara itu, Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd., menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas akademik di lingkungan fakultas, khususnya dalam bidang riset dan pengembangan sumber daya manusia.
“Sinergi dengan Puspenma menjadi peluang penting bagi FITK untuk memperluas akses beasiswa bagi mahasiswa sekaligus meningkatkan kualitas riset dosen dan mahasiswa. Hal ini sejalan dengan upaya kami dalam mendorong budaya akademik yang produktif dan berdaya saing global,” ungkapnya.
Dari perspektif kelembagaan, kegiatan ini juga menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan program pengembangan akademik dengan peluang dukungan eksternal, khususnya dalam bidang riset dan beasiswa. Keterlibatan pimpinan program studi jenjang magister dan doktor menunjukkan komitmen fakultas dalam memperkuat tata kelola akademik berbasis kolaborasi.
Secara kontekstual, kerja sama ini sejalan dengan kebutuhan perguruan tinggi dalam menghadapi dinamika global pendidikan tinggi, yang menuntut peningkatan kualitas riset, internasionalisasi, serta penguatan akses pendidikan yang inklusif.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan sivitas akademika memperoleh peluang yang lebih luas dalam mengakses beasiswa serta meningkatkan partisipasi dalam kegiatan riset yang relevan dan berdampak.
Penutup
Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Ke depan, kolaborasi antara Puspenma dan FITK UIN Sunan Kalijaga diharapkan dapat terus dikembangkan dalam bentuk program konkret yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan riset.
Sumber:
Humas FITK UIN Sunan Kalijaga; dokumentasi kegiatan sinergi Puspenma dan FITK UIN Sunan Kalijaga.