Wonosobo — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan guru melalui kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 4 Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan pada 21–23 April 2026 di kawasan Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, dan diikuti oleh pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, serta tim pelaksana PPG.
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan ini menjadi forum refleksi komprehensif terhadap berbagai aspek penyelenggaraan PPG, meliputi perencanaan akademik, implementasi pembelajaran, pendampingan mahasiswa, hingga pelaksanaan Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG). Evaluasi dilakukan secara partisipatif melalui diskusi panel, pemaparan laporan, serta berbagi praktik baik (best practices) dari masing-masing program studi.
Sejumlah rekomendasi strategis dihasilkan dalam kegiatan ini. Di antaranya adalah perlunya penyegaran (refreshment) bagi penguji Uji Kinerja (UKIN), baik dari unsur dosen maupun guru pamong, guna meningkatkan kualitas dan objektivitas penilaian. Selain itu, peserta juga menekankan pentingnya penguatan sistem monitoring dan evaluasi berbasis data, optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta peningkatan sinergi antara perguruan tinggi, sekolah mitra, dan pemangku kepentingan lainnya.
Tidak hanya berfokus pada evaluasi, kegiatan ini juga diarahkan untuk merumuskan langkah inovatif dalam pengembangan program PPG ke depan. Beberapa gagasan yang mengemuka antara lain penguatan kompetensi pedagogik berbasis refleksi, integrasi literasi digital dalam proses pembelajaran, serta pengembangan model pembimbingan yang lebih adaptif dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan lapangan.
Suasana kegiatan yang kolaboratif dan konstruktif mencerminkan semangat bersama untuk terus bertumbuh dan berbenah. Para peserta aktif memberikan masukan, berbagi pengalaman, serta menyusun rencana tindak lanjut yang konkret dan terukur.
Melalui kegiatan evaluasi ini, FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berharap penyelenggaraan PPG ke depan dapat semakin berkualitas, responsif terhadap dinamika pendidikan, serta mampu mencetak guru profesional yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kreativitas, dan daya saing global.