Dilihat 0 Kali

04_483_reduced_image.jpg

Kamis, 02 April 2026 11:43:00 WIB

Perkuat Internasionalisasi, FITK UIN Sunan Kalijaga Gelar Review Borang ACQUIN Bersama Prof. Andreas Nehring

Yogyakarta, 2 April 2026 — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan kegiatan review borang akreditasi internasional ACQUIN untuk Program Studi Pendidikan MIPA yang meliputi Pendidikan Matematika (PMAT), Pendidikan Kimia (PKIM), Pendidikan Biologi (PBIO), dan Pendidikan Fisika (PFIS). Kegiatan ini menghadirkan akademisi internasional, Prof. Andreas Nehring dari Leibniz Universität Hannover, sebagai reviewer sekaligus mitra diskusi strategis dalam penguatan kualitas akademik.

Kegiatan ini dihadiri oleh para ketua program studi (kaprodi), sekretaris program studi (sekprodi), serta dosen-dosen dari masing-masing program studi PMIPA di lingkungan FITK. Kehadiran seluruh unsur akademik ini menunjukkan komitmen bersama dalam mempersiapkan akreditasi internasional secara menyeluruh dan terintegrasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis FITK dalam mendorong pengakuan internasional melalui skema akreditasi ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute). Proses review borang dilakukan secara komprehensif dengan menelaah berbagai aspek, mulai dari kurikulum, capaian pembelajaran lulusan, proses pembelajaran, hingga sistem penjaminan mutu internal.

Dalam sesi diskusi, Prof. Nehring memberikan berbagai masukan konstruktif terkait penguatan kurikulum berbasis internasional, penyelarasan learning outcomes dengan standar global, serta pentingnya integrasi riset dalam proses pembelajaran. Ia juga menekankan bahwa program studi perlu menunjukkan keunikan dan kekuatan khas (distinctiveness) agar mampu bersaing di tingkat global.

“Akreditasi internasional bukan hanya tentang memenuhi standar administratif, tetapi bagaimana program studi mampu menunjukkan kualitas akademik yang relevan secara global dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya dokumentasi yang sistematis dan berbasis bukti dalam penyusunan borang, serta perlunya keterkaitan yang kuat antara visi, kurikulum, dan implementasi pembelajaran di lapangan.

Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempersiapkan program studi menuju akreditasi internasional.

“Review ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan bahwa seluruh program studi PMIPA di FITK memiliki kesiapan yang matang, baik dari aspek akademik maupun tata kelola, sehingga mampu memenuhi standar akreditasi internasional,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa internasionalisasi bukan sekadar capaian administratif, tetapi merupakan proses transformasi berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan fokus pada penyempurnaan dokumen borang dan penguatan substansi akademik yang menjadi indikator utama dalam penilaian ACQUIN.

Secara kontekstual, upaya akreditasi internasional ini sejalan dengan visi UIN Sunan Kalijaga untuk menjadi universitas berkelas dunia. Melalui proses ini, diharapkan program studi tidak hanya memperoleh pengakuan global, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas lulusan yang kompetitif di tingkat internasional.

Sebagai tindak lanjut, masing-masing program studi akan melakukan revisi dan penyempurnaan borang berdasarkan masukan yang telah diberikan, serta memperkuat implementasi kurikulum dan sistem penjaminan mutu secara berkelanjutan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FITK UIN Sunan Kalijaga semakin menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Sumber:
Humas FITK UIN Sunan Kalijaga; dokumentasi kegiatan review borang ACQUIN Program Studi PMIPA bersama Prof. Andreas Nehring, 1 April 2026.