Temanggung, 18 Agustus 2026 — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan fakultas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Public Speaking bagi Tenaga Kependidikan FITK yang dilaksanakan selama dua hari, 17–18 Agustus 2026, bertempat di Hotel Front One, Temanggung.
Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kependidikan di lingkungan FITK UIN Sunan Kalijaga dan menghadirkan Nidya Tiya Vitri, S.I.Kom. sebagai narasumber. Pelatihan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, membangun kepercayaan diri, serta membekali peserta dengan keterampilan berbicara secara efektif dan profesional dalam menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd., serta Wakil Dekan II FITK, Prof. Ibrahim. Turut hadir Kepala Bagian (Kabag) FITK, Hj. Ratna Eryani, yang sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Dekan: Kompetensi SDM Mendukung Kualitas Layanan
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd. menekankan pentingnya pengembangan kompetensi tenaga kependidikan sebagai bagian dari penguatan kelembagaan FITK. Kualitas layanan fakultas tidak hanya ditentukan oleh sistem dan tata kelola, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan berbagai layanan tersebut.
Kemampuan komunikasi, termasuk public speaking, menjadi salah satu kompetensi yang relevan untuk terus dikembangkan. Tenaga kependidikan berinteraksi dengan berbagai unsur sivitas akademika sehingga kemampuan menyampaikan informasi secara jelas, tepat, dan komunikatif menjadi bagian penting dari profesionalisme dalam bekerja.
Dekan juga mendorong agar kesempatan pengembangan kompetensi seperti ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seluruh peserta. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan FITK.
Kabag FITK: Komunikasi Penting dalam Pelayanan
Sementara itu, Kabag FITK, Hj. Ratna Eryani, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya keterampilan komunikasi dalam mendukung pekerjaan tenaga kependidikan. Dalam menjalankan tugas, tenaga kependidikan berhadapan dengan berbagai karakter dan kebutuhan pengguna layanan sehingga diperlukan kemampuan komunikasi yang baik.
Public speaking tidak hanya dibutuhkan ketika berbicara dalam forum formal, tetapi juga dalam berbagai aktivitas pelayanan sehari-hari. Cara menyampaikan informasi, menjawab pertanyaan, memberikan penjelasan, hingga berkoordinasi dengan rekan kerja merupakan bagian dari praktik komunikasi yang terus dilakukan oleh tenaga kependidikan.
Melalui kegiatan ini, tenaga kependidikan diharapkan semakin percaya diri dalam menyampaikan informasi dan mampu membangun komunikasi yang lebih efektif, baik dalam lingkungan internal maupun ketika memberikan pelayanan kepada mahasiswa dan sivitas akademika lainnya.
Dihadiri Wakil Dekan II
Kegiatan pengembangan kompetensi ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan II FITK, Prof. Ibrahim. Kehadiran jajaran pimpinan fakultas menunjukkan dukungan terhadap upaya peningkatan kapasitas tenaga kependidikan sebagai salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan layanan di FITK.
Dukungan pimpinan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengembangkan kualitas diri sesuai dengan tuntutan pekerjaan serta perkembangan kebutuhan layanan perguruan tinggi.
Belajar Public Speaking Bersama Nidya Tiya Vitri
Sebagai narasumber, Nidya Tiya Vitri, S.I.Kom. memberikan pembekalan mengenai berbagai aspek public speaking. Peserta diajak memahami bagaimana membangun rasa percaya diri, menyampaikan pesan secara terstruktur, mengelola suara dan intonasi, serta menggunakan bahasa tubuh yang mendukung proses komunikasi.
Pelatihan tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga dilengkapi dengan praktik dan simulasi. Peserta diberikan kesempatan untuk mencoba berbicara di depan peserta lainnya sehingga dapat mengasah kemampuan sekaligus mengevaluasi cara berkomunikasi yang selama ini dilakukan.
Peserta Berperan Aktif dalam Pelatihan
Para peserta yang merupakan tenaga kependidikan FITK berperan aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Tidak hanya mengikuti pemaparan materi, peserta terlibat dalam diskusi, tanya jawab, latihan, serta praktik public speaking yang diberikan oleh narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam menyampaikan pendapat, mengajukan pertanyaan, serta mengikuti berbagai simulasi komunikasi.
Keterlibatan aktif peserta menjadi bagian penting dalam proses pelatihan. Melalui praktik secara langsung, peserta dapat mencoba berbagai teknik public speaking sekaligus memperoleh pengalaman dalam mengelola rasa gugup, membangun kepercayaan diri, dan menyampaikan pesan secara lebih terstruktur.
Interaksi yang berlangsung selama kegiatan juga memberikan ruang bagi peserta untuk saling berbagi pengalaman dan memberikan masukan. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak berlangsung satu arah, tetapi menjadi pengalaman bersama yang interaktif dan aplikatif.
Public Speaking untuk Mendukung Pelayanan Profesional
Bagi tenaga kependidikan, kemampuan komunikasi memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan. Dalam aktivitas sehari-hari, tenaga kependidikan berinteraksi dengan mahasiswa, dosen, pimpinan, sesama tenaga kependidikan, maupun pihak eksternal.
Komunikasi yang efektif dapat membantu memastikan informasi tersampaikan dengan benar dan meminimalkan kesalahpahaman. Kemampuan mendengarkan dan merespons secara tepat juga menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan yang responsif.
Karena itu, pelatihan public speaking diharapkan dapat memberikan manfaat praktis bagi peserta dalam melaksanakan berbagai tugas. Kemampuan berbicara dengan percaya diri, memilih bahasa yang tepat, serta menyampaikan informasi secara jelas diharapkan dapat mendukung terciptanya pelayanan yang semakin profesional.
Penguatan SDM untuk Kemajuan FITK
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi salah satu bentuk perhatian FITK terhadap pengembangan sumber daya manusia. Peningkatan kapasitas tenaga kependidikan dipandang sebagai bagian penting dari upaya fakultas untuk terus memperbaiki kualitas tata kelola dan layanan.
Selain mendapatkan pembekalan kompetensi, kegiatan di Temanggung juga menjadi kesempatan bagi para tenaga kependidikan untuk membangun komunikasi dan kebersamaan. Interaksi antarpeserta diharapkan dapat memperkuat kerja sama serta menciptakan suasana kerja yang semakin positif dan kolaboratif.
Melalui kegiatan ini, FITK UIN Sunan Kalijaga berharap tenaga kependidikan semakin siap menghadapi berbagai tantangan pelayanan di lingkungan perguruan tinggi. Kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan fakultas.
Kegiatan Public Speaking bagi Tenaga Kependidikan FITK sekaligus menegaskan komitmen fakultas untuk terus memberikan ruang pembelajaran dan pengembangan diri bagi seluruh tenaga kependidikan. Dengan SDM yang kompeten, komunikatif, dan profesional, FITK optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan bagi mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika.
Arifah
Arifah