Yogyakarta, 20 Oktober 2026 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berhasil meraih Gold Award dalam ajang internasional Federation of Asian Chemical Societies (FACS) Future Scientists Program 2026. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan internasional terhadap inovasi penelitian mahasiswa dalam pengembangan literasi kimia yang mendukung keberlanjutan lingkungan.
Penghargaan tersebut diraih melalui penelitian berjudul “Aqua-Chem: Development of a Web-Based Interactive Digital Story on Water Pollution to Support Sustainable Chemical Literacy among Senior High School Students.” Penelitian ini mengembangkan cerita digital interaktif berbasis web sebagai media pembelajaran untuk membantu siswa sekolah menengah atas memahami isu pencemaran air sekaligus memperkuat literasi kimia berkelanjutan.
Tim peneliti terdiri atas Anastasyа Zulfatin Zahra, Dina Rahayu Ningsih, Hidayah Sigalingging, dan Livia Latifah, dengan melibatkan dosen Pendidikan Kimia FITK UIN Sunan Kalijaga, Ari Wahyu Saputro, M.Pd., dan Dr. Paed. Asih Widi Wisudawati, S.Pd., M.Pd., sebagaimana tercantum dalam sertifikat penghargaan.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian FACS Future Scientists Program 2026: Science Projects in Schools Showcase and Undergraduate Research Presentation pada 12 Oktober 2026 di Colombo, Sri Lanka. Kegiatan ini merupakan acara pendamping daring dalam rangka 13th International Conference on Pure and Applied Chemistry (ICPAC).
Capaian ini memperlihatkan kontribusi mahasiswa Pendidikan Kimia FITK UIN Sunan Kalijaga dalam mengembangkan inovasi pembelajaran sains yang relevan dengan persoalan lingkungan dan kebutuhan pendidikan masa kini. Pemanfaatan teknologi digital dalam penelitian Aqua-Chem juga menunjukkan potensi integrasi teknologi dan pendidikan kimia untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual.
Melalui prestasi ini, FITK UIN Sunan Kalijaga terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi akademik, budaya riset, dan inovasi pembelajaran di kalangan mahasiswa. Keberhasilan meraih penghargaan di tingkat internasional diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk menghasilkan karya ilmiah yang inovatif, berdampak, dan mampu berkontribusi pada pengembangan pendidikan serta penyelesaian persoalan global.