YOGYAKARTA — Program Studi Doktor PGMI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar sesi utama International Conference 2026 secara virtual pada Selasa, 26 Mei 2026 untuk merumuskan ulang masa depan pendidikan dasar yang adaptif. Forum ilmiah bertaraf internasional ini membedah strategi pengajaran mutakhir guna mengatasi isu kejenuhan belajar dan metode pengajaran pasif yang kerap dihadapi oleh para guru madrasah dan sekolah dasar di kawasan Asia Tenggara.
Sesi utama dipandu oleh Prof. Dr. Naimah, M.Hum. selaku moderator dan menghadirkan pakar pendidikan dari Philippine Women's University (PWU), Assoc. Prof. Dr. Sherli Aldana Padua. Dalam presentasi ilmiahnya yang bertajuk “Curriculum and Pedagogy: Shaping Meaningful Learning”, Dr. Padua mengajak para pendidik berani mengkritisi kurikulum tradisional yang kaku dan beralih ke kurikulum modern yang secara holistik mengintegrasikan kecakapan berpikir kritis, kreativitas, serta kolaborasi berbasis inkuiri.
"Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari upaya terus-menerus fakultas dalam meneguhkan keunggulan prodi menuju rekognisi global. Melalui paparan dari para mitra internasional, kita berhasil menambah perspektif global dalam pendidikan guru MI, terutama dalam merumuskan strategi terbaik untuk menyiapkan generasi masa depan yang tangguh dan beretika,"
— Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd. (Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga)Substansi diskusi menyoroti pentingnya penerapan Positive Psychology atau ilmu kebahagiaan (science of happiness) untuk memunculkan motivasi internal dan rasa nyaman anak sebelum materi pelajaran yang sulit diberikan.
Para peserta memberikan apresiasi tinggi terhadap contoh praktis yang dibagikan Dr. Padua mengenai sekolah eksperimental Jose Abad Santos Memorial School di Filipina yang sukses menerapkan pembelajaran berbasis proyek tanpa ketergantungan pada buku teks tematik. Respons positif juga muncul saat didiskusikan strategi menghadapi distraksi digital generasi alfa melalui diferensiasi instruksi di dalam satu ruang kelas yang sama.
Konferensi internasional ini ditutup dengan kesepakatan akademik untuk mengadopsi ragam inovasi pedagogis antarkampus demi memperkaya mutu perkuliahan. Output konkret dari forum ini akan diimplementasikan langsung oleh prodi Doktor PGMI UIN Sunan Kalijaga untuk meningkatkan kapasitas riset mandiri mahasiswa doktoral serta memperkuat kemampuan komunikasi ilmiah dosen di panggung global.