Dilihat 0 Kali

04_612_IFRM0198 (1).JPG

Minggu, 01 Februari 2026 10:04:00 WIB

UIN Sunan Kalijaga Kukuhkan 4.128 Guru Profesional PPG Daljab Batch 2 dan Batch 3 Tahun 2025

Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta mengukuhkan 4.128 Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Batch 2 dan 3 Tahun 2025 pada Sabtu, 31 Januari 2026, di Sleman, Yogyakarta. Pengukuhan ini diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga sebagai bagian dari komitmen penguatan mutu dan profesionalisme guru madrasah dan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia.

Kegiatan pengukuhan diikuti oleh 4.128 peserta PPG Daljab Batch 2–3 Tahun 2025, dengan 700 peserta hadir secara luring dan 3.428 peserta mengikuti secara daring dari berbagai wilayah di Indonesia. Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan PPG Transformasi yang dikoordinasikan oleh FITK UIN Sunan Kalijaga sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) 

Dalam sambutan pembuka, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian kelulusan peserta PPG Daljab Batch 2–3 Tahun 2025 yang menunjukkan tingkat keberhasilan sangat tinggi. Berdasarkan laporan resmi FITK, sebanyak 4.074 peserta yang mengikuti Uji Kompetensi Mahasiswa (UKM) PPG dinyatakan lulus, dengan persentase kelulusan di atas 99 persen pada seluruh bidang studi utama 

Prof. Sigit Purnama menegaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan kualitas proses akademik, pendampingan dosen, serta komitmen peserta dalam mengikuti seluruh tahapan PPG. Ia juga menekankan bahwa FITK UIN Sunan Kalijaga terus berkomitmen memperkuat penyelenggaraan PPG sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan profesionalisme guru.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Rektor I UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Istiningsih, M.Pd. Ia menekankan bahwa pengukuhan guru profesional memiliki makna strategis di tengah dinamika pendidikan global, khususnya pada era digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Menurutnya, peran guru saat ini tidak lagi terbatas sebagai penyampai pengetahuan, melainkan sebagai pembimbing nalar, penanam nilai, dan penjaga kemanusiaan.

“Di era digital dan kecerdasan buatan, guru tetap menjadi penentu arah pendidikan. Teknologi adalah alat bantu, sementara nilai, etika, dan keteladanan tetap menjadi inti pendidikan,” ujar Prof. Istiningsih.

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi karakteristik Generasi Z dan Generasi Alpha melalui pembelajaran yang adaptif, empatik, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan karakter serta nilai-nilai kemanusiaan.

Sebagai sambutan penutup, Dr. M. Munir, S.Ag., M.A., Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran pimpinan dan sivitas akademika FITK UIN Sunan Kalijaga yang telah membersamai proses pembelajaran PPG Transformasi secara konsisten.

Dr. Munir juga mengucapkan selamat kepada para guru madrasah dan guru PAI yang telah resmi menyandang gelar profesional. Ia menegaskan bahwa PPG harus dijadikan sebagai titik awal untuk peningkatan kompetensi berkelanjutan.

“PPG ini adalah starting point untuk terus meningkatkan kompetensi guru, termasuk penguatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an secara tajwid dan murotal,” ungkapnya.

Menanggapi isu terkait tunjangan profesi guru, Dr. Munir mengimbau para guru untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya.

“Tunjangan profesi guru merupakan kewajiban yang sedang diperjuangkan. Mohon tetap tenang dan tidak gaduh, serta doakan pimpinan Kementerian Agama agar ikhtiar ini segera terealisasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan peran strategis guru PAI dalam menanamkan nilai Islam yang damai dan penuh cinta, sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama yang mendorong penguatan kurikulum berbasis cinta dan moderasi beragama.

“Islam harus diajarkan sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin, penuh kasih sayang, dan membawa kedamaian,” tambahnya.

Berdasarkan data FITK UIN Sunan Kalijaga, peserta PPG Daljab Batch 2–3 Tahun 2025 didominasi oleh bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 3.404 peserta, disusul Guru Kelas MI, RA, Bahasa Arab, dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Sejak tahun 2021 hingga 2025, FITK UIN Sunan Kalijaga telah meluluskan lebih dari 11.600 alumni PPG yang tersebar di seluruh Indonesia 

Pengukuhan Guru Profesional PPG Daljab Batch 2–3 Tahun 2025 menegaskan peran UIN Sunan Kalijaga sebagai institusi strategis dalam pengembangan guru profesional yang adaptif terhadap perubahan zaman, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Melalui PPG Transformasi, UIN Sunan Kalijaga diharapkan terus berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan nasional dan penguatan karakter generasi masa depan. (Humas FITK)