Yogyakarta – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas amanah yang diberikan kepada Prof. Dr. Munip, M.Ag. dalam pengelolaan Pusat Kajian Pesantren Martin van Bruinessen UIN Sunan Kalijaga. Kehadiran pusat kajian ini menjadi langkah penting dalam merawat khazanah keilmuan pesantren sekaligus memperkuat tradisi intelektual Islam di lingkungan perguruan tinggi.
Pusat Kajian Pesantren Martin van Bruinessen diresmikan oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga dalam momentum peringatan Hari Santri. Peresmian ini menandai komitmen universitas untuk mengembangkan kajian pesantren sebagai bagian dari warisan keilmuan Islam yang memiliki kontribusi penting bagi pendidikan, kehidupan sosial, dan perkembangan masyarakat.
Pesantren menyimpan sejarah panjang keilmuan, perjuangan, serta nilai-nilai kehidupan yang diwariskan lintas generasi. Melalui pusat kajian ini, khazanah tersebut diharapkan dapat terus dipelajari, dikembangkan, dan didokumentasikan melalui kegiatan akademik serta penelitian yang relevan dengan tantangan zaman.
Bagi FITK UIN Sunan Kalijaga, kepercayaan yang diberikan kepada Prof. Dr. Munip, M.Ag. menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus peluang untuk memperkuat kontribusi akademisi dalam pengembangan kajian pendidikan Islam. Pengelolaan pusat kajian ini diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi akademik, memperluas diskursus tentang pesantren, serta mendorong lahirnya pemikiran yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan dan masyarakat.
FITK berharap Pusat Kajian Pesantren Martin van Bruinessen dapat berkembang menjadi ruang intelektual yang produktif dalam merawat tradisi keilmuan pesantren, menghubungkan warisan pemikiran masa lalu dengan kebutuhan masa kini, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Keluarga besar FITK UIN Sunan Kalijaga mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Munip, M.Ag. atas amanah yang diberikan. Semoga pusat kajian ini terus bertumbuh sebagai wadah pengembangan ilmu, pelestarian khazanah pesantren, dan penguatan pendidikan Islam di Indonesia. (Humas FITK)