Sukses PLP-KKN Intergratif Era Pandemi Covid-19 (PBA)

Yogyakarta- Program Studi Pendidikan Bahasa Arab menjawab keresahan dan kegalauan mahasiswa angkatan 2018 tentang kegiatan PLP-KKN semester ganjil dan Sukses Skripsi di masa pandemi mengingat kondisi pandemi yang belum usai, sehingga komunikasi antara prodi dan mahasiswa dilakukan secara virtual melalui aplikasi meeting Zoom.

Acara sosialisasi ini diawali dengan sambutan dan pengarahan dari Ketua Program Studi Bapak Nurhadi. Beliau menyampaikan bahwa "Program PLP-KKN di masa pandemi cukup memberi tantangan tersendiri untuk mengembangkan keilmuan dan jiwa kemasyarakatan mahasiswa." Selain itu, Sekertaris Prodi pendidikan Bahasa Arab bapak Nurul Huda juga menyampaikan bahwa prodi akan selalu mengusahakan yang terbaik untuk mahasiswa khususnya angkatan 2018.

Pada sosialisasi ini, terdapat dua Narasumber yang berpengalaman sebagai Dosen Pembimbing Lapangan. Beliau Ustadz Dudung Hamdun selaku dosen Pendidikan Bahasa Arab, dalam berbagi pengalaman sebagai DPL dan menerima keluh kesah mahasiswa dalam melaksanakan PLP-KKN. Beliau menyampaikan pesan bahwa "Mahasiswa harus mempersiapkan diri, mempersiapkan mental. Tidak perlu takut dan cemas. PLP-KKN dilaksanakan sebagai wujud dari Tri Darma perguruan tinggi yaitu pendidikan dan pembelajaran, penelitian dan pengembangan serta pengabdian masyarakat. Untuk itu, mahasiswa diharapkan menjaga kesehatan dalam melakukan kegiatan tersebut. Selain sharing PLP-KKN beliau juga menyampaikan bahwa proses pengabdian dan penelitian dapat dimanfaatkan untuk menyusun proposal penelitian dengan melihat kepentingan, keperluan, ke-Otientikan dan observasi sehingga dapat mengajukan judul yang spesifik dengan rumusan masalah yang didapatkan di lapangan." Mahasiswa pun sangat antusias dalam mendengarkan arahan dari beliau.

Selain dari dosen, sosialisasi kali ini juga dihadiri oleh Bu Hapsari selaku perwakilan prodi pendidikan bahasa Arab di Laboratorium Pendidikan. Beliau menyampaikan bahwa program PLP dilakukan selama 2 bulan begitupun KKN juga dilakukan selama dua bulan. Dimana program PLP memberikan opsi kepada mahasiswa untuk memilih daring dari Jogja, sekolah Mandiri atau membentuk kelompok belajar. Begitupun KKN mahasiswa juga diberikan kebebasan untuk menentukan tempat pelaksanaan. Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan tempat tinggal Mahasiswa dan keadaan mahasiswa agar tetap menjaga kesehatan dan sesuai dengan protokol kesehatan.