Dilihat 0 Kali

04_919_ORIENTASI PPG DALJAB (Zoom Virtual Background).png

Selasa, 26 Mei 2026 10:52:00 WIB

Tingkatkan Kompetensi Global Guru, Program Studi PPG FITK UIN Sunan Kalijaga Gelar Seminar Nasional Alumni


YOGYAKARTA - LPTK Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Seminar dan Reuni Alumni Pendidikan Profesi Guru (PPG) secara daring pada malam menjelang hari Arafah, Senin, 18 Mei 2026. Acara bertema “Penguatan Profesionalisme Guru Berbasis Global Competencies bagi Alumni PPG” ini dihadiri oleh hampir 1.000 peserta lintas angkatan dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk jajaran dekanat, tim pengelola, serta alumni PPG dari batch 1 hingga batch 4.

Seminar nasional ini menghadirkan dua narasumber utama yang juga merupakan pimpinan fakultas, yaitu Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. Dr. Ibrahim, M.Pd., serta Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Winarti, M.Pd.Si. Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Program Studi PPG UIN Sunan Kalijaga, Dr. Rahmatun Lukluk Isnaini, M.Pd.I., menegaskan bahwa status guru profesional bukanlah capaian akhir, melainkan sebuah tanggung jawab moral yang harus terus dirawat.

"Guru profesional alumni PPG UIN Sunan Kalijaga diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana pembelajaran di kelas, tetapi juga mampu menjadi agent of change atau agen perubahan di madrasah dan sekolah masing-masing," ujar Dr. Lukluk.

Di tempat terpisah, Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya ruang silaturahmi akademik ini. Beliau menekankan pentingnya menjaga nama baik instansi yang telah meraih mutu tertinggi.

"Alumni PPG FITK UIN Sunan Kalijaga harus terus mengembangkan kompetensinya, termasuk kompetensi global. Sebagai alumni dari prodi yang telah terakreditasi unggul, alumni punya tanggung jawab individu untuk terus menjaga keunggulannya masing-masing," lanjut Prof. Sigit.

Dalam sesi materi, Prof. Ibrahim menekankan pentingnya satu karakter utama yang wajib dimiliki guru masa depan, yaitu adaptif. Beliau menjelaskan bahwa guru yang adaptif adalah guru yang mampu menyesuaikan cara berpikir, mendidik, dan bertindak sesuai perkembangan zaman serta keunikan murid di era digital ini.

Menanggapi kegelisahan peserta mengenai maraknya pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam ekosistem pendidikan saat ini, Dr. Winarti memberikan pandangan yang menenangkan sekaligus mencerahkan bagi para guru. Beliau memaparkan bahwa secanggih apa pun teknologi AI, peran guru di dalam ruang kelas tidak akan pernah bisa tergantikan sepenuhnya.

"AI tidak memiliki instrumen rasa untuk membaca suasana emosional kelas, tidak bisa membangun karakter, dan tidak mampu memberikan keputusan moral saat terjadi dinamika sosial seperti perundungan (bullying) di lingkungan sekolah," tegas Dr. Winarti.

Acara yang dipandu oleh Sekretaris Prodi PPG, Muhammad Ishak, M.Pd., ini berjalan interaktif hingga akhir sesi dengan membuka ruang diskusi dua arah bersama para alumni. Sebagai tindak lanjut dan implementasi berkelanjutan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengelola prodi berkomitmen untuk menjadikan seminar ini sebagai fondasi awal. Ke depan, PPG FITK UIN Sunan Kalijaga akan terus merancang seri webinar pendidikan berkala guna memfasilitasi pengembangan kompetensi literasi digital dan penguatan kurikulum berbasis nilai kearifan lokal bagi para guru di Indonesia.