Dilihat 0 Kali

04_187_WhatsApp Image 2026-10-27 at 10.07.05.jpeg

Kamis, 29 Oktober 2026 14:45:00 WIB

Mahasiswa Pendidikan Kimia FITK UIN Sunan Kalijaga Perluas Pengalaman Akademik melalui Program Mobilitas Internasional di UPSI Malaysia

Yogyakarta – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terus memperkuat internasionalisasi pendidikan melalui partisipasi mahasiswa dalam program Inbound Student Mobility di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia. Program yang berlangsung selama enam bulan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti kegiatan perkuliahan, mengambil kredit semester, memperluas pengalaman akademik, serta mengenal lingkungan pendidikan internasional.

Dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia FITK UIN Sunan Kalijaga, Muhammad Fadhil Amin dan Fahrizal Gibran Saputra, mengikuti program tersebut sebagai bagian dari upaya memperkaya pengalaman belajar di luar lingkungan kampus asal. Melalui kegiatan ini, keduanya diharapkan dapat memperoleh perspektif baru mengenai praktik pendidikan, memperluas jejaring akademik, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan pembelajaran lintas budaya.

Kehadiran mahasiswa UIN Sunan Kalijaga di UPSI disambut oleh CHM. Dr. Siti Munirah binti Sidik dan CHM. Dr. Mohamad Idris bin Saidin, serta Dekan UPSI, Professor Dr. Mohd Faizal Nizam Lee Abdullah, S.I.S. Penyambutan tersebut menjadi bagian dari penerimaan mahasiswa peserta mobilitas internasional sekaligus mencerminkan upaya membangun hubungan akademik yang positif antara kedua institusi.

Mengikuti Perkuliahan dan Mengambil Kredit Semester di UPSI
Selama mengikuti program Inbound Student Mobility, Muhammad Fadhil Amin dan Fahrizal Gibran Saputra akan menjalani kegiatan akademik melalui perkuliahan di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI). Program ini memberikan kesempatan kepada keduanya untuk mengambil sejumlah kredit semester melalui mata kuliah yang ditawarkan oleh UPSI selama enam bulan pelaksanaan program.

Melalui kegiatan perkuliahan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengikuti proses pembelajaran secara langsung di lingkungan perguruan tinggi mitra, berinteraksi dengan dosen dan mahasiswa dari berbagai latar belakang, serta mengenal pendekatan pembelajaran yang diterapkan di UPSI. Pengalaman akademik ini juga menjadi bagian dari pengembangan kompetensi keilmuan mahasiswa Pendidikan Kimia.


Selain memperluas wawasan akademik, pengambilan kredit semester di perguruan tinggi mitra diharapkan dapat mendukung pengakuan hasil pembelajaran mahasiswa melalui mekanisme konversi kredit sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku di kedua institusi. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan pengalaman internasional, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan perjalanan akademik mahasiswa.

Dekan UPSI Sambut Partisipasi Mahasiswa dalam Kolaborasi Akademik Internasional
Penyambutan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga oleh jajaran akademik UPSI menjadi momentum untuk memperkuat interaksi dan kolaborasi antarperguruan tinggi. Kehadiran mahasiswa dari Indonesia di lingkungan akademik Malaysia diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman belajar, dan pemahaman budaya di antara sivitas akademika kedua institusi.

Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada bidang pendidikan, UPSI menjadi lingkungan akademik yang relevan bagi mahasiswa Pendidikan Kimia untuk memperluas wawasan mengenai pembelajaran dan pengembangan kompetensi calon pendidik. Selama mengikuti program, mahasiswa berkesempatan mengenal lingkungan perguruan tinggi mitra serta membangun interaksi akademik dalam konteks internasional.

Program mobilitas mahasiswa juga memiliki peran penting dalam membangun hubungan antarbangsa melalui pendidikan. Interaksi lintas budaya dapat membantu mahasiswa mengembangkan sikap terbuka, menghargai keberagaman, serta memahami bahwa praktik pendidikan dapat berkembang sesuai dengan konteks sosial, budaya, dan kebutuhan masyarakat.

Kaprodi Pendidikan Kimia: Mobilitas Internasional Perluas Wawasan Calon Pendidik
Kaprodi Pendidikan Kimia FITK UIN Sunan Kalijaga, Dr. Paed. Asih Wisudawati, M.Pd., menyampaikan bahwa program Inbound Student Mobility merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman akademik, meningkatkan kemandirian, serta mengenal praktik pendidikan di lingkungan internasional.

“Melalui program ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar negeri, tetapi juga mampu mengembangkan wawasan akademik, meningkatkan kepercayaan diri, dan membangun kemampuan beradaptasi dengan lingkungan serta budaya yang berbeda. Pengalaman selama enam bulan di UPSI diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi sebagai calon pendidik di bidang Pendidikan Kimia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap pengalaman yang diperoleh Muhammad Fadhil Amin dan Fahrizal Gibran Saputra dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan diri mahasiswa sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa Pendidikan Kimia lainnya untuk memanfaatkan berbagai peluang akademik di tingkat internasional.

“Sepulangnya dari program ini, kami berharap mahasiswa dapat membagikan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh kepada teman-teman di program studi. Dengan demikian, manfaat program mobilitas internasional tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga dapat memperkaya wawasan dan mendorong tumbuhnya semangat internasionalisasi di lingkungan Program Studi Pendidikan Kimia,” tambahnya.

Perkuat Jejaring Internasional FITK UIN Sunan Kalijaga
Keikutsertaan mahasiswa Pendidikan Kimia dalam program Inbound Student Mobility di UPSI merupakan bagian dari upaya FITK UIN Sunan Kalijaga untuk memperluas jejaring internasional dan meningkatkan kualitas pengalaman belajar mahasiswa. Kerja sama antarperguruan tinggi membuka peluang bagi pengembangan berbagai kegiatan akademik yang saling menguntungkan, termasuk pertukaran mahasiswa, pengembangan pembelajaran, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman pendidikan.

Bagi FITK, internasionalisasi tidak hanya dimaknai sebagai peningkatan hubungan kelembagaan dengan perguruan tinggi luar negeri, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan pengalaman global yang bermakna bagi mahasiswa. Melalui program semacam ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus membangun pemahaman lintas budaya yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan.


Pengalaman belajar di UPSI diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa FITK lainnya untuk memanfaatkan peluang mobilitas internasional dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan akademik lintas negara. Semakin luas pengalaman yang diperoleh mahasiswa, semakin besar pula peluang untuk mengembangkan perspektif, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Melalui program ini, FITK UIN Sunan Kalijaga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong mahasiswa agar memiliki wawasan global, kompetensi akademik yang kuat, dan kesiapan untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan. Kolaborasi dengan UPSI menjadi salah satu langkah untuk membangun lingkungan akademik yang terbuka, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. (Humas FITK)