Yogyakarta – Tanggal 11 Februari 2026 menjadi momen istimewa bagi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Salah satu mahasiswa difabel (tuli) Program Studi S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) resmi menyelesaikan studinya, menandai capaian akademik yang penuh makna dalam perjalanan pendidikan inklusif di lingkungan fakultas.
Mahasiswa tersebut, Ilham Jaap Sutrisno, berhasil menuntaskan seluruh rangkaian studi setelah melalui proses panjang yang sarat perjuangan. Keberhasilan ini tidak terlepas dari pendampingan intensif Dosen Pembimbing Akademik (DPA), Ibu Asnafiyah, M.Pd., yang secara konsisten memantau perkembangan akademik, membantu proses komunikasi pembelajaran, serta menjembatani berbagai kebutuhan studi sejak awal perkuliahan hingga tahap akhir.
Komitmen kolektif para dosen pengampu turut menjadi faktor penting dalam keberhasilan ini. Proses pembelajaran dijalankan dengan berbagai penyesuaian metode, termasuk pendekatan komunikasi visual dan adaptasi strategi pengajaran yang ramah difabel. Ilham mengikuti berbagai mata kuliah, mulai dari Penulisan Al-Qur’an bersama Bapak Nur Hidayat hingga mata kuliah Matematika, IPA, IPS, Bahasa, dan lainnya, dengan dukungan lingkungan kelas yang inklusif dan kolaboratif.
Pada tahap penyusunan tugas akhir, Ilham mendapatkan pendampingan relawan dari Pusat Layanan Difabel (PLD) UIN Sunan Kalijaga. Skripsi yang disusunnya berjudul “Pengembangan Komik Digital ‘EPICREADS’ Menggunakan Artificial Intelligence (Bing Image Generator) pada Materi Unsur Intrinsik Cerita Legenda Kelas VI Sekolah Dasar” di bawah bimbingan Ibu Izzatin Kamala selaku Dosen Pembimbing Skripsi. Ujian munaqosyah dilaksanakan pada 19 Agustus 2025 dengan penguji Dr. Saidul Muzakki dan Ibu Anita Ekantini, disertai proses revisi hingga dinyatakan lulus.
Berbagai tantangan yang dihadapi selama proses studi tidak menyurutkan semangat Ilham untuk terus melangkah hingga tuntas. Ketekunan, daya juang, serta komitmennya dalam menyelesaikan setiap tahapan akademik menjadi inspirasi tersendiri bagi sivitas akademika. Sinergi dan kerja sama antara Pusat Layanan Difabel (PLD), Program Studi PGMI, serta dukungan fakultas turut memperkuat perjalanan studinya, menciptakan lingkungan belajar yang suportif, adaptif, dan inklusif.
Capaian ini menegaskan komitmen FITK UIN Sunan Kalijaga dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, adil, dan aksesibel bagi seluruh mahasiswa. Keberhasilan Ilham menjadi bukti nyata bahwa prinsip education for all diwujudkan melalui kolaborasi dosen, tenaga kependidikan, serta unit layanan pendukung, sehingga setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi.